tuh kan, hari pertama gw bikin wordpress aja langsung ada pengalaman bodoh.
sebenernya proper ga sih jurnal ini buat pamer ke idiotan?
anyhow, di sebuah sore yang mendung dua orang sahabat tengah saling chatting lewat Yahoo Messenger (yang sebenernya adalah tidak perlu, karena kamar mereka hanya terpisah beberapa meter saja).
kurang lebih hasil percakapan itu adalah kebulatan niat keduanya untuk makan malam dengan menu Wendy’s yang sekiranya akan menggunakan jasa ‘delivery service’.
cindy: gimana? jadi ga?
danti: sok, hayuk atuh. kangen Wendy’s aku.
cindy: yaudah, kapan ni?
danti: tapi ntar aja ya. jam 8 apa stg 9 gitu. perut gw begah nih.
yang kedua manusia penuh dosa ini lupa adalah: bahwa Wendy’s bukanlah restorant 24 jam.
jam 8 mereka berkumpul memutuskan untuk mengorder apa. dan bagaimana. karena terus terang, ternyata melakukan order delivery service tidak semudah yang di kira.
bukan apa-apa, rupanya nomor telepon delivery service Wendy’s yang cindy catat di telepon selularnya adalah SALAH.
danti: telpon yah.
-tit- tuuut-tuuut-tuuu~
danti: assalamualaikom!
cindy: HAH?
danti: teheeee~ belom diangkat kok
cindy: -___-;
~uuut-tuu-klik!
penerima: halo, assalamualaikum!
danti: …………. -wa-wa’alaikumsalam……
cindy: ………….
danti: Wendy’s ya?
penerima: halo? ya? haloo?
danti: Wendy’s? Wendy’s delivery service?
penerima: aduuh, salah sambung tuuch~
danti: wahaha, maaf ya, terimakasih..
penerima: sama-sama..
klik
danti: MATI KAMU CIIIN!!! !@#$ %^&^* *&^%@#!$
cindy: KYAAAAAAAAAAA~~HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
setelah puas mendemonstrasikan keahliannya dalam menyebutkan nama2 hewan, danti mulai kembali berkonsentrasi gimana supaya bisa segera order Wendy’s. akhirnya tercetuslah ide untuk menanyakan ke 108.
danti: Wendy’s pak! wendy’s yogya!
operator: .. Weeendiiiss.. wendis ya… itu apaan ya mba?
danti: *menahan hasrat untuk mencolok lubang hidung pak operator* restoran hamburger pak.
operator: … oookeeey~ Wendy’s Yogyakarta, di Galeria mall ya bu silakan di catat. 890—
danti: extensi 0274 ya pak.
operator: betul sekali ibuu
danti: terimakasih pak.
namun apa mau dikata. setelah percobaan pertama menelepon nomor yang diberi ternyata tidak ada jawaban sama sekali! masa?! serius deh ah lah yaw~!
cindy:…
danti: jangan2 karena hujan deres, delivery server-nya pada males trus pula2 tuli ga denger telepon.
cindy: YA! gw juga berpikir seperti itu.. coba lagi dah!
setelah 4 or 5th attemps, mereka berdua menyerah. telepon benar2 tidak diangkat oleh pihak Wendy’s. ada yang aneh, masa perusahaan sebesar itu tidak mengangkat telepon delivery ordernya dengan sangat tidak profesional.. kecuali itu nomor telepon kantor. itu wajar.
tunggu.
apa tadi? nomor telepon kantor?
cepet2 danti menelepon 108 lagi.. ternyata benar adanya kalo TELEPON KANTOR WENDY’S ITU BEDA SAMA TELEPON DELIVERY SERVICENYA. KAMPREET! *bernafsu untuk nyubitin si operator pake gunting*
akhirnya nomor yang kali ini benar! ketika di telepon langsung di angkat. meskipun suara operatornya ragu2.
danti: selamat malam.
Wendy’s: .. selamat malam.. ada yang.. ada yang bisa saya..
danti: *frown* ya, Wendy’s delivery service kan?
Wendy’s: ….
danti: halo?
Wendy’s: maaf ibu dimana?
danti: jakal km 5
Wendy’s: …. aduh, maaf ibu. sudah tidak bisa. sudah jam sekian kami sudah tidak menerima delivery service lagi..
danti: APAAAH?
cindy: APAAAH? Apaan dan? *soalnya dia ga denger kan?*
Wendy’s: mohon maaf ibu. terima kasih..
danti terpukul, bukan hanya karena di panggil ibu, melainkan juga karena tidak bisa order Wendy’s. membuat suasana menjadi muram.
ditengah gelegar badai dan amukan angin, mereka berdua merenung. sempat mempertimbangkan untuk memesan makanan lain saja namun tekat sudah bulat: Wendy’s atau tidak sama sekali. berpikir untuk mengiklashkan hati, menempuh indonesia baru kenyataan bahwa malam itu mereka tidak akan makan Burger Wendy’s yang juicy.. ataupun French Friesnya yang renyah apalagi…
cheese sauce-nya yang lezaaaaat
danti: apa kita kesana?
cindy: serius?
sfx: Hujan badai.
danti: kenapa tidak?
cindy: … AYOH.
danti: .. tapi! ini sudah setengah sembilan! Galeria tutup jam berapa?
cindy: 10 kok! ayo! daripada ntar penasaran?
maka dengan berbahayanya kedua orang gadis dungu itu menerjang hujan deras, berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan yang licin dan menakutkan. demi apa saudara saudara? DEMI SEPOTONG BURGER! so Harold and Kumar- goes to White castle is no fairy tales huh? setelah berhasil selamat dari beberapa percobaan kecelakaan, mereka akhirnya sampai dan segera menuju Wendy’s. memesan beberapa porsi Burger dengan kalapnya.

relax, I’m not goin to finish them all by my self..
it’s called TASTE OF LIVE! burger yang sebenernya average aja jadi berkali2 lipat enaknya gara2 PERJUANGAN dan PERTARUHAN JIWA! Jadilah, hanya dengan dandan seadanya, kaos oblong, celana training dan sandal jepit (danti) mereka makan di Wendy’s dengan damai bahagia.
rupanya, derita dan nestapa belum berakhir. ternyata fakta bahwa Galleria Mall itu tutup jam 10 hanyalah karangan cindy belakaa! itu usaha dia untuk menghibur diri dan menyemangati supaya mereka bisa makan di Wendy’s. dan terjadilah tragedy itu. cindy dan danti.. terkunci di Mall! GYAAAAAAAAAAAA
danti: katanya tutup jam 10.
cindy: aku ngarang.
danti: oooh~HAH?! SAY IT AGAIN? *dashed towards exit* UDAH TERKUNCI CIIIN!
cindy: HAAAH? DAN GIMANA NI DAN? GIMANA MOTOR KU?
danti: -___-;ll
cindy: kita masih bisa pulang dengan taxi. tapi motor ku?
danti: tenang, jangan panik! RILEEX! HADAPI KENYATAAN INI! HADAPI! KITA TERKURUUNG! (A/N: sekarang yang panik siapa ya? -__-)
tapi rupanya Tuhan masih menolong makhluk2 hina itu. mereka akhirnya berhasil keluar meski dengan terengah2 karena harus lari2 di escalator yang sudah mati, terperangkap di gerbang yang terkunci dan keguyur hujan air, (A/N: untung masih air belum jadi pipis kuda liar) karena harus memutari gedung mall.
POIN DARI CERITA INI: jangan terlalu obsesif anak2. itu hanya akan menyakiti diri mu sendiri dan orang lain. tapi perut dan hati mu mungkin bakal seneng sih..
4 Comments so far
Leave a comment

DUDUL PRET LOE BERDUA!!!
untung Tuhan masih sayang ya…
Tapi seru juga kali ya…kalo loe berdua ke kurung di MaLL, itung2 menjadi pengalaman baru
menginap di MALL,,,
ga pernah kan?
enaknya lagi, barang2 yang ada di all bisa loe berdua cobain semuanya…Tul gaks?
Comment by edLyn October 10, 2008 @ 9:47 amAstaga daann..Goblok banget sih lo ma temen lo itu…
Gimana coba kalo seandainya kalian kecelakaan pas naek motor itu? Kan jalannya licin, trus gelap, malem… Trus.. Gimana coba klo kalian beneran terkurung di mall? Maw tidur dimana? WC? Klo ketangkep satpam gimana? Kan bisa berabe… Astaga… Hanya demi setumpuk makanan sampah dan segunung kalori…
Laen kali ga bole gitu ya, kasi tau juga tu temenmu si cindy itu. Berbahaya! Apa mama bilang?
Anak2 laen di rumah juga, kisah ini jangan dicontoh ya… Okeeh…? ;D *senyum lebar*
Hwakakakakakk~~!
Comment by cin...TA! ya! namaku cinTA! October 10, 2008 @ 10:21 amhwakaka.. dudul lo no. Semoga tuhan memberkatimu lah.. *sotoy*
Comment by mochi October 10, 2008 @ 5:19 pmhahahaha….lucu sekali…
Comment by septian October 11, 2008 @ 4:56 am